Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang mengikuti Pembinaan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Palembang mengikuti Pembinaan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara

Palembang | 04 Maret 2026
Pembinaan dibuka dengan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadhan dan ajakan menjadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat integritas. Dirjen menegaskan bahwa puasa tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan maupun kedisiplinan, terutama ketepatan waktu sidang dan responsivitas layanan publik.
Beliau mengingatkan persiapan PTWP 2026 di Malang pada 10–16 Juni, yang juga akan dirangkaikan dengan berbagai acara lainnya.
Dirjen menekankan bahwa penyesuaian jam kerja dari Mahkamah Agung, seperti jam pulang lebih awal dan waktu istirahat yang berubah, tidak boleh mengurangi efektivitas pelayanan. PTSP harus tetap cepat, ramah, dan tidak memperlambat administrasi perkara. Ramadhan juga diharapkan menjadi sarana peningkatan nilai spiritual melalui kegiatan internal seperti tausiyah, buka bersama, dan santunan.
Dari sisi pengawasan, pimpinan satuan kerja diminta memastikan tidak ada penurunan kinerja dan tetap menjalankan monitoring sesuai SOP. Dirjen memberikan peringatan tegas agar tidak ada permintaan sumbangan kepada instansi atau pihak luar dengan alasan THR, serta mengingatkan pentingnya pengaturan cuti lebaran dan kewajiban pelaporan LHKPN.
Beliau juga menyoroti implementasi PMPZI berbasis aplikasi yang wajib digunakan seluruh satker, baik yang sudah maupun belum meraih WBK/WBBM. Evaluasi dilakukan berjenjang dari satker hingga Eselon I.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan administrasi, dipaparkan pula fitur WhatsApp Blast pada aplikasi Simpan Terintegrasi. Fitur ini mengirim notifikasi otomatis terkait disposisi surat masuk, persetujuan surat keluar, dan permintaan nomor surat. Notifikasi dikirim kepada Ketua, Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, dan Admin.
Pembinaan ditutup dengan ajakan menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan di tengah berbagai agenda penting yang akan dihadapi.
